Mas Dwi Rela Tinggalkan Pekerjaan Demi Mengabdi Masyarakat

Namanya adalah Dwi Sunanto, Lahir di Wonogiri, 27 Februari  1983, Mas Dwi adalah panggilan akrabnya, ia terlahir dari  keluarga yang sangat sederhana, Ayah dan Ibunya  bekerja sebagai petani  musiman dengan lahan yang tidak terlalu luas. Jiwa kepemimpina Mas Dwi sudah nampak sejak kecil. Berkat nasehat dari orangtuannya Ia rela melepaskan pekerjaannya demi mengabdikan diri untuk warga Dusun Sambeng.

Kadus itulah pilihan jalan hidupnya, panggilan jiwa mengalahkan realita yang ada. Pendapatan yang seharusnya  Ia terima dari pekerjaan sebelumnya jauh dari kata cukup, sekarang Ia rela menunggu berbulan-bulan untuk sekedar menunggu SILTAP yang tak seberapa. Tetapi itu semua terbayar dari jiwa kepemimpinan  Mas Dwi, kepuasan ketika bisa melayani masyarakat itulah penggantinya.

Belum genap 4 bulan menjadi Kadus di salah satu Dusun di Desa Kulurejo tepatnya di Dusun sambeng. Mas Dwi sudah mampu membuat program gebarakan dengan tajuk “Sunday Morning”. Bukan tanpa alasan Ia melauncing program ini. Bukan keuntungan pribadi tentunya, bahkan Ia merelakan aset pribadinya digunakan untuk memfasilitasi kegiatan tersebut. Tujuan mulia dari “Sunday Morning” menurut mas Dwi adalahmeningkatkan pendapatan masyarakat khusunya di Dusun sambeng.

 

 

Kadus dengan wajah ganteng ini memiliki obsesi agar desa Kulurejo memiliki destinasi wisata sehingga mampu mengangkat perekonomian masyarakat. Karena selama ini masih kultur masyarakat DesaKulurejo masih terhegemoni oleh mata pencaharian yang turun temurun yaitu pola pertanian tradisional. Buka tidak mungkin jika tidak ada perubahan masyarakat akan terlindas oleh perkembangan jaman.

2 Comments

  1. mantaab….buat mas dwi…..foto utamanya belum ada, terus tulisan captionya juga…buat rata tulisanya biar kelihatan rapi…salam dari tulang bawang.

Tinggalkan Balasan